Diduga Ada Oknum Backing, Pemilik Mobil Pack Up Bebas Langsir BBM Solar Subsidi di SPBU Patarasi Deli Serdang

Fhoto saat melangsir

MEDAN: liputandetail.com - Sebuah mobil Pack Up dilaporkan oleh warga masyarakat setempat kepada awak media diduga kuat bebas keluar masuk langsir BBM Solar Subsidi di SPBU Patarasi di Jalan Bakaran Batu, Kabupaten Deli Serdang, SPBU Tirtura Kota Medan, dan SPBU AKR Tuntungan Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang yang di ketahui pemilik mobil Pack Up tersebut bernama Munir. Rabu (25/2/2026).

Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan, kendaraan tersebut diduga mendapat perlindungan dari seorang oknum anggota TNI Marinir berinisial A.

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya, mobil langsir BBM Solar Subsidi tersebut disebut-sebut wirawiri beraktivitas melangsir BBM Solar Subsidi tanpa adanya penindakan hukum dari APH setempat hingga sampai saat ini. Namun yang disayangkan belum ada bukti kuat keterlibatan oknum institusi atau ada perlindungan dari APH melainkan dugaan - dugaan tersebut sudah bukan rahasia lagi di tengah masyarakat sekitar.

Sejumlah warga merasa resah dan dirugikan karena BBM jenis Solar Subsidi tersebut dikuasai oleh mafia-mafia berkepentingan bukan kepada mereka kalangan yang berhak mendapatkan.

Lanjutnya Perwakilan Masyarakat itu, kamipun heran, kenapa para penegak hukum diam, atau karena belum ada laporan khusus, kalau kami laporkan dengan meninggalkan lokasi, tentu orang yang diduga keburu lari lah...

Kami berharap dengan di publikasikan berita ini di media, harap kepada APH tuntaskanlah masalah ini, kalau memang ada legal atau Izin, ya diberitahulah kepada masyarakat setempat tapi kalau tidak ada, kenapa diam APH dan kenapa ragu-ragu bertindak ?...(Lokasi di TKP tgl. 25/2/2026).

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi kepada Kepolisian setempat karena keterbatasan komunikasi dan media ini membuka ruang hak jawab kepada APH setempat.

 

Saat konfirmasi dilakukan kepada Komandan Marinir di wilayah Belawan, Letkol Ramon Dabukke terkait dugaan keterkaitan oknum anggota yang membacking pelangsir, namun sampai saat ini yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas permintaan klarifikasi yang disampaikan wartawan melalui via chatting WhatsApp, tgl. 25/2/2026.

 

Dan saat media ini konfirmasi kepada pemilik kendaraan pelangsir BBM solar Subsidi atas nama Munir pada tanggal 25/2/2026 terkait kebenaran berita ini, namun tidak ada tanggapan sama sekali.


Penting untuk ditegaskan bahwa informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat tersebut masih sebatas dugaan dan belum terbukti secara hukum. Sesuai asas praduga tak bersalah, setiap pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini berhak atas klarifikasi dan pembelaan diri.

Masyarakat berharap pihak berwenang dapat memberikan penjelasan resmi guna menghindari simpang siur informasi serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dan aparat negara.

Kaperwil: Clasman