PPK Mahmud Diam Jalan Di Nias Baru Siap Dikerjakan Sudah Retak, Masyarakat Minta APH Usut
Nias: liputandetail.com - Mengejutkan Kegiatan Paket Preservasi Jalan Afia-Onozalukhu - Afulu dan Ononazara - Humene Siheneasi, Pulau Nias pada 10 Agustus 2026 baru siap di kerjakan tapi pada retak. TIM awak media lakukan investigasi langsung di lokasi.
Proyek preservasi jalan nasional di Pulau Nias senilai Rp.17.719.294.471 yang bersumber dari APBN (IJD) TA 2025-2026 diduga tidak sesuai harapan masyarakat. Padahal anggaran fantastis, kondisi di lapangan masih jauh dari kata layak atau dikerjakan tidak sesuai standar.
Adapun data sesuai papan proyek dilapangan:
Pekerjaan : Paket Preservasi Jalan Afia-Onozalukhu - Afulu dan Ononazara - Humene Siheneasi
Lokasi : Pulau Nias, Sumut
Panjang : 2,81 KM
Sumber Dana : APBN IJD TA 2025-2026
Pengguna Jasa : Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Sumut
PPK : PPK 3.5 Prov. Sumut
Penyedia Jasa : PT. Karunia Sejahtera Sejati
Konsultan Supervisi : PT. Daksinapati Karsa Indo, PT. Seecons
Nilai Kontrak : Rp 17.719.294.471,00
Tanggal Kontrak : 24 Desember 2025
Masa Kerja : 180 Hari KalenderMasa pemeliharaan : 365 hari kalender
Temuan Tim awak media dilapangan:
1. Tembok penahan kiri kanan bahu jalan retak dan plasteran terkelupas;
2. Tembok penahan kiri kanan patah dan sudah miring;
3. Ketebalan aspal tidak sesuai hingga retak dan mulai rusak;
4. Bahan yang digunakan di duga tidak sesuai, seperti pasir laut dan batu kapur;
5. Sebagian gaji pekerja belum terbayarkan.
Masyarakat sangat kecewa terlebih pulau Nias dinilai seperti pulau yang dianak tirikan dari pada kabupaten lainnya yang berada di Sumut, sebaba dari dulu hingga sampai saat ini khusus pada infrastruktur sangat ketertinggalan.
Proyek anggarannya 17 miliar lebih ini diduga hanya ajang kontes lahan memperkaya diri para oknum si penguasa. Kenapa tidak, sebab dilihat fakta dari bahu jalan sudah pada retak dan hancur padahal baru siap di kerjakan.
Kami butuh jalan yang bagus, bahu jalan kuat, dan drainase rapi hingga 10 tahun kedepan tidak rusak. Ungkap salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya.
Warga juga menyampaikan keluhan mereka tentang gaji yang belum terbayarkan, mereka sangat berharap, agar gaji segera dilunaskan karena selama bekerja, mereka meninggalkan pekerjaan lainnya demi menghidupi anak dan istri. Dengan nada kekecewaan.
Tim awak media mendesak APH Kejaksaan Tinggi Prov. Sumut dan atau KPK beserta kepada Bapak Gubernur Sumut untuk turun dan usut tuntas dugaan korupsi pada kegiatan Paket Preservasi Jalan Afia-Onozalukhu - Afulu dan Ononazara - Humene Siheneasi yang menelan anggaran kurang lebih 17 M.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi ke PPK dan kontraktor pelaksana sudah diupayakan melalui Via WhatsApp dengan nomor: 082298xxxx05 an.Team pelaksana di lapangan secara telpon maupun chatt tidak di respon,...(Atalisi Zega)









Tulis Komentar